Tertunda Selama 3 Tahun, Pembangunan Labor Hukum Tahir Foundation Dimulai

Liputan dan Berita
Tertunda Selama 3 Tahun, Pembangunan Labor Hukum Tahir Foundation Dimulai

Gemajustisia.com - Setelah tertunda hampir 3 tahun, labor Hukum Tahir Foundation akhirnya melalui prosesi tanda dimulainya pembangunan Jum’at pagi (27/08/2021).

Prosesi itu turut dihadiri langsung Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman dan CEO Mayapada Group Dato’ Sri Tahir selaku tokoh pembangunan labor Hukum tersebut.

Busyra Azheri selaku Dekan Fakultas Hukum menjelaskan bahwasannya rencana pembangunan labor Hukum Tahir foundation building ini sudah sejak tahun 2018 lalu dicanangkan. Yang juga sudah ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Presiden RI Bj. Habibie dan juga Dato’ Sri Tahir.

Namun, setelah melewati berbagai kendala, rencana pembangunan ini baru terlaksana pada Jumat (27/08/2021) bertepatan juga dengan 70 tahun Fakultas Hukum Universitas Andalas. Busyra juga berharap dengan adanya labor Hukum ini nanti, akan menghasilkan lulusan yang kompetitif kedepannya. Para lulusan Fakultas Hukum harus bisa berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai problematika hukum ditengah arus revolusi industri.

“Keberadaan labor Hukum ini juga tentu semakin strategis karena selaras dengan aturan Kemendikbud yang salah satunya meluncurkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)”, terang Dekan Fakultas Hukum ini.

Dalam prosesi tersebut, Rektor Universitas Andalas Yuliandri yang juga mantan Dekan Fakultas Hukum turut berterima kasih dan mengapresiasi Tahir Foundation karena telah berkenan membangun labor hukum tersebut. Selama ini Tahir Group juga telah terkenal atas aksi Filantropinya terutama di bidang pendidikan

Yuliandri turut berharap dan mengatakan bahwa agenda penting dalam pembangunan labor Hukum ini adalah bagaimana menyediakan fasilitas sehingga mahasiswa mampu berkiprah dan juga bisa menghadapi tantangan dunia saat ini.

CEO Mayapada Group Dato Sri Tahir yang merupakan donatur atau tokoh dalam Pembangunan Lab Hukum Tahir Foundation Building di Fak. Hukum UNAND juga hadir secara virtual.

Tahir menyampaikan ungkapan rasa syukur atas dimulainya pembagunan fisik labor hukum UNAND, sembari menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan proses pembangunan selama 3 tahun tersebut.

“Pendidikanlah yang bisa merubah nasib bangsa, dan juga peningkatan SDM adalah hal yang penting dalam meningkatankan kualitas bangsa Indonesia. oleh karenanya sejak 20 tahun yang lalu kami telah terjun kedalam dunia pendidikan, kami tidak mendirikan Universitas tetapi kami mendukung putra/putri terbaik bangsa untuk bisa menyelesaikan pendidikannya lebih tinggi tidak hanya S1 tetapi juga S2 dan S3”, ungkap salah satu orang terkaya di Indonesia itu.

Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Anwar Usman juga memberikan kata sambutan pada acara ini. Anwar mengungkapkan rasa bangganya terhadap fakultas hukum Unand yang telah melahirkan beberapa alumni yang juga sekaligus sebagai tokoh nasional. Ketua MK ini juga menyampaikan bahwa labor hukum ini penting untuk menggali nilai-nilai hukum yang hidup di tengah masyarakat dan perlu di akomodasi.

 

Reporter:

Sonya Manalu, Salmi Fitri

0 Comments

Leave a Reply