Terpilih Sebagai Terbaik V Duta Bahasa Nasional, Wildan dan Fika Bawa Harum Nama Fakultas Hukum Universitas Andalas

Liputan dan Berita
Terpilih Sebagai Terbaik V Duta Bahasa Nasional, Wildan dan Fika Bawa Harum Nama Fakultas Hukum Universitas Andalas

Gemajustisia.com - Dua orang mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Hukum meraih prestasi membanggakan ditingkat nasional. Mereka ialah Wildan Maisyiyan Chaniago dan Aficha Leony yang terpilih sebagai Duta Bahasa Nasional pada bulan Oktober lalu. Melejitnya prestasi mahasiswa fakultas hukum sampai ke tingkat nasional ini tentu menjadi sebuah kebanggaan dan patut diapresiasi.

Ajang prlombaan ini dilatarbelakangi oleh penggunaan bahasa Indonesia yang sangat minim pada masyarakat Indonesia. Pada masa sekarang ini, masyarakat lebih menyukai penggunaan bahasa yang dicampur-campur dengan bahasa asing (campur kode). Terlebih, masyarakat di daerah banyak yang tidak bisa berbahasa Indonesia. Hal ini mengakibatkan penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional tidak lagi diutamakan.

Berangkat dari hal itu Badan Bahasa mengadakan pemilihan duta bahasa sebagai pelopor untuk pemartabatan Bahasa Indonesia dengan membangun Trigatra Bangun Bahasa (Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, Kuasai Bahasa Asing). Para Duta Bahasa diaharapkan dapat mengosialisasikan dan menggerakkan masyarakat untuk dapat mencapai tujuan dari Trigatra Bangun Bahasa tadi.

Pemilihan duta bahasa ini dilaksakan pada Bulan April hingga Bulan Oktober dengan beberapa rangkaian seleksi. Dimulai dari seleksi tingkat provinsi hingga seleksi di tingkat nasional.Untuk seleksi tingkat Provinsi dilaksanakan pada tanggal 4 April sampai 28 Mei 2021 yang dilaksanakan di Balai Bahasa Sumatera Barat, bertempat di hotel Grand Zuri Padang.Kemudian dilanjutkan pada seleksi tingkat nasional pada Tanggal 14 Oktober sampai 19 Oktober 2021 di Hotel Mercure Ancol Jakarta.

Untuk menuju ke tingkat nasional, hal yang harus di siapkan Wildan dan Aficha sangat banyak. Hal yang sangat utama dipersiapkan adalah membuat sebuah krida/program mengenai sastra dan kebahasaan yang akan mereka realisasikan.

Selanjutnya, Wildan dan Aficha membuat laporan dari progres dan proses yang telah dilakukan terkait program tersebut yang nanti akan dipresentasikan di Jakarta saat tahap penilaian. Selain itu, mereka juga berlatih untuk penampilan wicara publik, tes bahasa asing, dan penampilan bakat. Mereka juga mempersiapkan artikel menganai kebhinnekaan dalam bahasa dan sastra, serta membuat konten tentang bahasa dan sastra.

"Ada perasaan tidak menyangka bisa meraih terbaik V dalam pemilihan duta bahasa nasional, karena melihat begitu ketatnya persaingan bersama 60 putra putri terbaik perwakilan 30 provinsi di Indonesia. Namun, dengan meraih terbaik V, Fika sangat bersyukur sekali dengan apa yang telah diberikan Tuhan. Tentunya, kebahagiaan atas kemenangan itu juga harus dibarengi dengan tanggung jawab atas amanah yang diberikan kepada kami”, jawab Afika saat ditanyakan perasaannya memperoleh prestasi prestisius tersebut.

“Atas semua hal yang telah diraih membuat diri fika lebih menyadari bahwa proses itu sangat penting. Tak peduli apapun hasil yang akan didapatkan, yang paling penting adalah berproses dengan hati. Karena kesuksesan itu hanya soal waktu, bagi mereka yang tekadnya sekeras batu”, Lanjut Fika mensyukururi proses yang Ia telah jalankan.

Dalam hal ini Fika optimis mahasiswa/warga hukum, siapapun dapat berproses dan berprestasi. “Jangan batasi tantanganmu, tapi tantang batasanmu”.

Fika juga berharap pimpinan Fakultas Hukum dapat mewadahi minat dan bakat mahasiswa, dan lebih menunjang dengan fasilitas yang dibutuhkan.

“Selain itu, saya berharap fakultas hukum dapat selalu peka terhadap hal-hal kecil yang berarti, yang telah dilakukan mahasiswa. Karena bagaimanapun, prestasi akan lebih berarti dengan sebuah apresiasi." Tutup Fika menyampaikan pesannya.

Dengan terpilihnya Wildan dan Fika sebagai Duta Bahasa Nasional terbaik V ini, tentunya membawa harum nama Sumatera Barat dikancah Nasional. Disamping hal itu, mereka juga telah membawa nama baik Fakultas Hukum Universitas Andalas sebagai almamater mereka.

 

Reporter: Rahmalia Adha

0 Comments

Leave a Reply