Cerita Dari Manca Negara Tentang Pentingnya Peran Bahasa Indonesia!

Liputan dan Berita
Cerita Dari Manca Negara Tentang Pentingnya Peran Bahasa Indonesia!

Gemajustisia.com - Pusat Bahasa Universitas Andalas mengadakan Webinar Internasional seri ke II, Rabu (17/11/2021). Webinar kali ini mengundang beberapa Mahasiswa Manca Negara yang pernah menimba ilmu di Universitas Andalas baik itu melalui program pertukaran pelajar atau pun melalui kerja sama dengan Universitas di Negara lain.

Adapun yang menjadi narasumber Webinar tersebut (keynote Speaker) diantaranya Kim Tae Hee dari Korea Selatan (Busan University), Joshua Hick dari Inggris (University Of Exeter) dan terakhir adalah Ahmadreza Abootalebian berasal dari Iran.Mereka semua adalah Alumni BIPA Unand.

Webinar yang diadakan oleh Pusat Bahasa Unand ini juga ikut dimeriahkan oleh Imam As`ari (Konsul Jendral RI-Istanbul,Turki), serta Reandhy Putra Dharmawan (Kepala Indonesia Trade Promotion Centre Busan, Korea Selatan) yang juga ikut memberikan kata sambutan.

Acara yang dilakukan melaui media Zoom tersebut, dihadiri kurang lebih sebnyak 300 peserta dan diawali dengan mendengarkan lagu Indonesia Raya kemudian dibuka oleh Rektor Universitas Andalas.

Dilanjutkan dengan pemberian arahan tentang peran bahasa Indonesia di dunia oleh Reandhy Putra Dharmawan.

Reandy dalam kata sambutan nya mengungkapkan, “Peran Bahasa Indonesia sangat dibutuhkan sekali dalam dunia perdagangan, misalnya dalam kegiatan ekspor impor, banyak para importir yang ingin menjual barangnya ke indonesia sedikit demi sedikit mempelajari bahasa Indonesia agar pekerjaan yang dilakukan mereka bisa menjadi lancar “.

Reandhy juga menjelaskan bahwa sebagai generasi penerus bangsa kita harus bangga dengan budaya yang kita punya khususnya bahasa Indonesia.

Sejalan dengan pendapat Reandhy, KJRI Istanbul Turki, Imam As`ari, juga mengatakan, “kita sebagai bangsa yang besar juga harus berperan dalam menduniakan bahasa Indonesia, jangan hanya digunakan sebagai bahasa regional saja, tetapi harus diarahkan menjadi bahasa global tidak hanya dalam pergaulan tetapi lebih dari itu”.

Dewasa ini bahasa Indonesia sudah menjadi bahasa ekonomi dunia bahkan merambah ke bahasa politik dunia, untuk itu kita harus bangga menjadi generasi bangsa.

Selain paparan tersebut, Imam As`ari juga mengatakan bahwa banyak negara-negara lain di dunia yang cakap berbahasa Indonesia. Diantaranya seperti daerah-daerah di Afrika, Suriname, bahkan ketika kita pergi umroh atau pun haji, banyak masyarakat disana yang cakap dalam berbicara menggunakan bahasa Indonesia.

Dalam sesi selanjutnya, Pusat Bahasa Unand meminta pandangan dari keynote speaker untuk menjelaskan tentang peran bahasa Indonesia di manca negara, selain itu mereka juga diminta untuk mengenang kembali masa masa saat mereka menimba ilmu di Universitas Andalas.

Kim Tae Hee salah satu keynote speaker tersebut mengatakan, “bahwa bahasa Indonesia sedikit lagi akan popular, karena Indonesia sebentar lagi akan menjadi negara yang maju dan akan berkembang pesat, oleh karena itu saya percaya bahwa bahasa Indonesia akan lebih banyak dikenal oleh dunia secara global”.

Kim Tae Hee yang juga merupakan mahasiswa Busan University tersebut menambahkan bahwa ketika ia belajar di Universitas Andalas ada banyak hal yang bisa Ia pelajari. Dari segi akademik Ia sangat senang belajar bahasa Indonesia baik itu menulis maupun membaca buku-buku yang memakai bahasa Indonesia.

Kemudian dari segi Budaya, Kim Tae Hee pernah ikut suatu ferstival budaya di Sawahlunto, yang mana di festival tersebut ada banyak sekali budaya minangkabau yang ditampilkan. Salah satu momen yang tidak pernah ia lupakan sampai sekarang yaitu ketika ia memakai baju adat di Istana Pagaruyung.

Menurutnya dirinya begitu cantik ketika memakai baju adat ditambah lagi dengan aksesoris suntiang yang ia kenakan.

Beranjak dari Kim Tae Hee, Ahmadreza Abootalebian yang berasal dari Iran juga menuturkan pentingnya bahasa Indonsia di dunia. Menurut pandangannya, Sebagai generasi muda Indonesia untuk 20 tahun lagi, setiap orang tua harus memproteksi anak-anak agar selalu menyukai bahasa Indonesia.

“Saya pernah melihat di media sosial khususnya platform Instagram banyak kalangan artis di Indonesia sekarang yang mencampurkan bahasa Inggris dengan bahasa Indonesia. Namun saya tetap optimis jika bahasa Indonesia akan berkembang secara cepat”.

Ahmadreza Abootalebian yang biasa disapa Reza juga menceritakan kenang kenangannya selama kuliah, pada tahun 2019 Ia pernah mendaki salah satu gunung yang ada di Sumatera Barat.

Kemudian Ia juga pernah ke Solok Selatan untuk melihat kawasan Seribu Rumah Gadang. Reza sangat mengapresiasi pariwisata di Sumatera Barat. Menurutnya, pariwisata di sini sangat unik dan berbeda dengan wilayah lain yang pernah ia lihat.

Terakhir Joshua Hicks yang merupakan lulusan dari University Of Exeter juga mengungkapkan pendapatnya mengenai peran bahasa Indonesia di manca Negara.

“Bahasa Indonesia akan menjadi lebih terkenal suatu saat nanti karena kita melihat perkembangan Indonesia sangat cepat”, jawab Joshua memperlihatkan optimismenya.

Joshua Hick yang sekarang tinggal di Indonesia bersama Istrinya tersebut, mengambil S2 di Universitas Andalas. Ia sangat senang tinggal di Indonesia karena selain budaya yang beragam, makanan-makanan di Sumatera Barat juga sangat enak. Terlebih Rendang.

 

Reporter: Wilyan Gusthof 

0 Comments

Leave a Reply